AWAL KELAHIRAN

•October 10, 2008 • Leave a Comment

Radikalisme Ideologi DIY Ujungberung

Tahun 1989 ada empat band pelopor di Ujungberung yang sudah memainkan komposisi lagu metal ekstrim semacam Napalm Death, Sepultura, Obituary, Carcass dan lain-lain. Mereka adalah Funeral, Necromancy, dan Orthodox. Mereka adalah angkatan pertama di Ujungberung yang mulai menanamkan radikalisme dalam mengekspresikan karya mereka. Ketika trend festival musik pada saat itu masih berkutat di hard rock dan slow rock, mereka dengan berani mengacak-ngacak panggung festival itu dengan komposisi thrash metal dan death metal. Tampilan fashion yang ofensif dan style musik yang bising mereka bergerilya dari satu panggung festival ke festival yang lain mengusung semangat ‘kumaha aing’. Keikutsertaan mereka dalam festival tersebut lebih mengarah kepada pembuktian eksistensi dan pernyataan sikap. Mereka mulai memproduksi lagu-lagu sendiri dengan mengangkat isu-isu sosial yang sedang populis pada saat itu.

Dengan kritis mereka mereka menyikapi kultur festival musik sebagai bentuk dari pemasungan kreativitas. Parameter penilaian yang justru pada akhirnya malah mengkerdilkan makna kejujuran dalam berekspresi. Semangat menurut pasar hanya menciptakan bentuk keseragaman dalam karya dan pada akhirnya melahirkan kebosanan. Media-media mainstream pada saat itu hanya menampilkan informasi musik yang itu-itu saja. Pada tahun 1993 mulailah terbentuk beberapa komunitas musik ekstrim di Bandung. Mereka rajin membuka ruang-ruang diskusi menyikapi realitas yang sedang terjadi terutama di tingkat lokal. Mengorganisir diri ke dalam bentuk komunitas yang mempunyai kecintaan dan minat yang sama. Saling bertukar informasi dan membuat workshop media dan eksplorasi teknologi alat musik. Penyikapan konkret mereka buktikan dengan cara membuat media-media informasi tandingan yang isinya lebih kepada pengenalan kultur ini kepada khalayak. Dari situlah maka mereka mulai merambah acara-acara festival musik di kota Bandung. Dari mulai event ‘agustusan’ hingga pensi-pensi SMA. Pada masa itu sikap diskriminatif terhadap band ‘underground’ kerap terjadi. Dari mulai aksi teror secara verbal hingga yang sifatnya fisik. Tidak jarang mereka harus menerima hinaan ataupun cibiran dari beberapa orang yang tidak suka atau bahkan yang tidak mengerti sama sekali tentang aliran musik ekstrim. Band-band yang beraliran punk, hardcore, grindcore dan black metal kerap mendapatkan perlakukan diskriminatif dari pihak penyelenggara. Dari mulai jatah waktu tampil yang dikorupsi, perlakuan pihak sound system yang dengan sengaja mengacaukan setting sound, hingga terror fisik dari preman lokal yang merasa tersaingi.

Sikap tersebut terbentuk karena tatanan sosial pada saat itu pada umumnya masih dihinggapi perasaan xenophobia atau selalu merasa khawatir terhadap nilai dan tatanan baru yang muncul. Mereka selalu merasa bahwa hal baru sama dengan ancaman baru. Pada saat itu parameter berekspresi adalah sesuatu yang dapat menembus batasan yang sudah ditetapkan oleh pihak industri musik mainstream. Paradigma musik yang bagus adalah musik yang berorientasi pada kebutuhan pasar yang dapat masuk rating televisi dan menguasai jajaran top-ten radio. Belum terbentuk mental penerimaan yang baik terhadap hal baru yang dapat menambah khazanah keberagaman, utamanya di bidang musik.

Kondisi nyata seperti itulah yang menjadi latar belakang komunitas Ujungberung bercita-cita menggelar acara musik yang konsepnya menampilkan semua jenis musik underground dalam satu panggung. Terinspirasi oleh pagelaran Hullabaloo #1 pada tahun 1994 yang sukses digelar di Gor Saparua yang menampilkan musik underground dengan berbagai macam aliran. Dari mulai hip-hop, grindcore, pop, punk, hingga musik industrial. Komunitas Ujungberung mengadopsi konsep tersebut namun format musik yang disuguhkan lebih kepada sajian musik dengan distorsi tingkat tinggi. Lahirlah acara Bandung Berisik #1 pada tahun 1995 yang melahirkan acara-acara metal legendaris khas ala Ujungberung seperti Bandung Death Fest, Rebellion Fest, dan Rottrevore Death Fest yang rutin digelar secara berkala menampilkan band beraliran metal ekstrim.

metallica new album,,,METALLICA s

•October 10, 2008 • Leave a Comment

METALLICA
Death Magnetic
Warner Bros

“Go back to what you were thinking in Master of Puppets,” perintah produser Rick Rubin secara tegas kepada Metallica, dua tahun lalu. Saya bayangkan Jaymz dkk pasti gemetar dan berkeringat dingin saat mendengar kalimat tersebut. Lalu menjadi gusar di tengah segala ekspektasi pribadi, tuntutan publik, serta kemampuan mereka sendiri.

Continue reading ‘metallica new album,,,METALLICA s’

SEPULTURA xxx

•October 10, 2008 • Leave a Comment

Production: Varying demo- and garage-level soundforms which capture the music quite adequately.Review: Raw motion music in the postapocalyptic style of Slayer and Possessed using the syncretism of atmospheric riff patternings in a style reminiscent of Massacra, these two EPs of seminal material from Sepultura establish the distinctive sound which was to dominate the South American scene for two generations, building empires of structure from the simple differences and thunder of textural dynamic disparity in the directional information coded through whipping power chord music. At explosive speeds this music recombines at the command of gutteral, primitive vocals and bludgeon-simple percussion which maintains a fury of emphasis forward while checking structure as necessary and maintaining a simple, sensual presence.

Tracklist:1. Morbid Visions (3:23)
2. Mayhem (3:15)
3. Troops of Doom (3:21)
4. War (5:32)
5. Crucifixion (5:02)
6. Show Me The Wrath (3:52)
7. Funeral Rites (4:23)
8. Empire Of the Damned (4:24)
9. The Curse (0:39)
10. Bestial Devastation (3:06)
11. Antichrist (3:46)
12. Necromancer (3:52)
13. Warriors Of Death (4:07)
Length: 49:09
sepultura morbid visions and bestial devastation foundational death metal albums from 1984 and 1985
Copyright © 1985 Cogumelo

hey… METALHEADS!!! welcome to my blogs… !!!

•September 19, 2008 • Leave a Comment

IT’S ME.. DHIMAS, DHIMPOK, PSIKEDELIA PSIKODOM… THANKS,, YOU HAVE BEEN VISIT MY REBEL BLOG… … HEY… LISTEN TO ME ,, THANKSSSSS!!!

Hello world!

•August 8, 2008 • 1 Comment

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!